ALAT PERLINDUNGAN DIRI
Alat Perlindungan Diri adalah alat-alat yang mampu memberikan perlindungan terhadap bahaya-bahaya kecelakaan. Atau bisa juga disebut alat kelengkapan yang wajib digunakan saat bekerja sesuai bahaya dan risiko kerja untuk menjaga keselamatan pekerja itu sendiri dan orang di sekelilingnya.
 Syarat-syarat Alat Perlindungan Diri adalah:
1. APD harus dapat memberikan perlindungan yang kuat terhadap tenaga kerja.
2. Alat harus kuat namun nyaman dipakai.
3. Alat harus fleksibe saat digunakan.
4. Bentuknya harus cukup menarik.
5. Alat pelindung harus tahan lama.
6. Alat tidak menimbulkan bahaya-bahaya tambahan.
7. Alat pelindung harus memenuhi standar yang telah ada.
8. Alat tersebut tidak membatasi gerakan dan persepsi sensoris pemakainya.
9. Suku cadangnya harus mudah didapat guna mempermudah pemeliharaannya.
Alat Perlindungan Diri dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu:
1. APD bagian kepala meliputi:
Kepala Bagian Atas: topi pelindung/pengaman (safety helmet).
Muka dan Mata: safety glasses, face shields, goggles, topeng dan helm las.
Telinga: tutup telinga (ear muff), sumbat telinga (ear plugs).
Pernafasan: masker, respirator.

2. APD bagian badan meliputi:
Seluruh Badan, misal jas laboratorium.
Badan Bagian Muka, misal apron.

3. APD bagian anggota badan meliputi:
Tangan, misal sarung tangan (safety gloves).
Kaki,misal safety shoes.
Kekurangan dan kelebihan Alat Perlindungan Diri :
1. Kekurangan :
o Pemakaian kurang menyebabkan perlindungan kurang baik.
o Tidak menjamin bebas kecelakaan.
o Cara pemakaian yang salah.
o APD tidak sesuai standar.
o Alat Pelindung Diri yang sangat sensitif terhadap perubahan tertentu.
o Alat Pelindung Diri yang mempunyai masa kerja tertentu seperti kanister, filter, dan penyerap (cartridge).
o Sarana penularan penyakit.
2. Kelebihan Alat Perlindungan Diri meliputi:
o Mengurangi resiko akibat kecelakaan.
o Melindungi seluruh/sebagian tubuh dari kecelakaan.
o Sebagai usaha terakhir apabila terjadi kesalahan teknis.
o Memberikan perlindungan bagi tenaga kerja di tempat kerja.
Cara memilih dan merawat Alat Perlindungan Diri.
1. Cara memilih Alat Perlindungan Diri:
o Sesuai dengan jenis pekerjaan dan dalam jumlah yang memadai.
o Pilih APD yang sesuai standar.
o Alat Pelindung Diri tidak dibutuhkan apabila sedang berada di tempat-tempat yang tidak berhubungan dengan pekerjaannya.


2. Cara merawat Alat Perlindungan Diri:
o Kembalikan pada tempatnya setelah selesai digunakan.
o Melakukan pembersihan secara berkala.
o Periksa secara rutin APD.
o Apabila dalam pemeriksaan tersebut ditemukan alat kerja yang kualitasnya tidak sesuai standar, maka alat tersebut ditarik serta tidak dipergunakan lagi.
Fungsi dari beberapa Alat Perlindungan Diri.
 Alat Pelindung Kepala: Topi Pelindung/Pengaman (Safety Helmet), melindungi kepala dari benda keras, pukulan, dan benturan.
 Alat Pelindung Muka dan Mata melindungi dari:
1. Lemparan benda-benda kecil.
2. Lemparan benda-benda panas
3. Pengaruh cahaya.

 Alat Pelindung Pernafasan melindungi dari:
1. Pencemaran oleh partikel (debu, kabut, asap, dan uap logam).
2. Pencemaran oleh gas atau uap.
 Alat Pelindung Kaki:
1. Untuk mencegah tusukan.
2. Untuk mencegah tergelincir.
3. Tahan terhadap bahaya listrik.
 Alat Pelindung Badan digunakan untuk melindungi tubuh dari benda
berbahaya, misal api, asap, bakteri, zat-zat kimia, cahaya, dan sebagainya.
 Tutup telinga (ear plugs) untuk bekerja di tempat dengan kebisingan melebihi 85 dB.

Komentar